Narsisis Bisa Berempati? Riset Terbaru Mengungkap Fakta

Narsisis Bisa Berempati? Riset Terbaru Mengungkap Fakta

edukasinpd.com – Pernahkah kamu bertemu seseorang yang tampaknya hanya peduli pada dirinya sendiri? Mereka selalu ingin menjadi pusat perhatian, sulit menerima kritik, dan cenderung memanipulasi orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Bisa jadi, mereka memiliki Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik.

Tapi, ada satu pertanyaan menarik yang sering muncul: Apakah orang dengan NPD benar-benar tidak punya empati?

Nah, penelitian terbaru menunjukkan bahwa jawabannya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”. Ada nuansa lain dalam hubungan antara narsisme dan empati yang bisa membuka perspektif baru tentang gangguan ini. Mari kita bahas lebih dalam!

Apa Itu Empati dan Kenapa Penting?

Sebelum kita membahas bagaimana empati berkaitan dengan NPD, kita perlu memahami dulu apa itu empati. Secara sederhana, empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan emosi orang lain.

Menurut Daniel Goleman, seorang psikolog dan penulis Emotional Intelligence, empati terdiri dari tiga jenis utama:

  1. Empati Kognitif โ†’ Kemampuan memahami perspektif orang lain.
  2. Empati Emosional โ†’ Kemampuan untuk merasakan emosi orang lain seolah-olah itu terjadi pada diri sendiri.
  3. Empati Peduli (Compassionate Empathy) โ†’ Tidak hanya memahami dan merasakan, tetapi juga memiliki dorongan untuk membantu.

Orang dengan empati tinggi cenderung lebih baik dalam membangun hubungan sosial, menyelesaikan konflik, dan memahami perasaan orang lain dengan lebih dalam. Tapi, bagaimana dengan mereka yang memiliki NPD?

Narsisme dan Empati: Apa Kata Sains?

Sebelumnya, banyak penelitian menunjukkan bahwa individu dengan NPD memiliki tingkat empati yang lebih rendah, terutama dalam hal empati emosional dan empati peduli.

Namun, penelitian terbaru mulai menggali sisi yang lebih kompleks. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality Disorders (2022) menemukan bahwa orang dengan NPD bisa memiliki empati, tetapi dalam kondisi tertentu.

Baca Juga:  Sensitifnya Narsisis terhadap Kritik dan Cara Menghadapinya

Studi ini mengungkap bahwa:
โœ… Orang dengan narsisme grandiose (tipe narsisme yang percaya diri dan dominan) cenderung memiliki empati kognitif, artinya mereka bisa memahami emosi orang lainโ€”tetapi tidak selalu peduli.
โœ… Sebaliknya, orang dengan narsisme vulnerable (narsisme yang lebih sensitif dan defensif) cenderung lebih reaktif secara emosional, tetapi tetap sulit mengekspresikan empati secara nyata.
โœ… Beberapa individu dengan NPD bisa “mengaktifkan” empati mereka, terutama jika mereka merasa hal itu akan menguntungkan mereka dalam jangka panjang.

Salah satu peneliti dalam studi ini, Dr. Erica Carlson, menyatakan:
“Narcissists may not lack empathy entirely, but they use it selectively and strategically.” (Narsisis mungkin tidak sepenuhnya kehilangan empati, tetapi mereka menggunakannya secara selektif dan strategis).

Artinya, mereka bisa memahami perasaan orang lain, tetapi sering kali hanya menggunakannya untuk keuntungan pribadiโ€”misalnya, untuk memanipulasi, mendapatkan validasi, atau membangun citra yang lebih baik.

Empati Bisa Dilatih?

Pertanyaan berikutnya: Apakah orang dengan NPD bisa meningkatkan empatinya?

Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa meskipun empati pada individu dengan NPD rendah, itu bukan sesuatu yang tidak bisa diubah.

Penelitian oleh Hepper et al. (2014) dalam Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa ketika individu dengan narsisme diminta benar-benar membayangkan perasaan orang lain, tingkat empati mereka sedikit meningkat.

Dengan kata lain, empati bisa “dibangunkan” dalam kondisi tertentu, terutama jika ada motivasi eksternal yang kuat. Ini bisa menjadi wawasan penting bagi terapis atau orang-orang yang berinteraksi dengan individu narsistik dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan: Apakah Orang dengan NPD Tidak Punya Empati?

Jadi, berdasarkan penelitian terbaru, jawabannya adalah:
โŒ Mereka tidak sepenuhnya kehilangan empati.
โœ… Mereka memiliki empati kognitif, tetapi sering menggunakannya secara strategis.
โœ… Empati emosional mereka sangat rendah, tetapi dalam beberapa kasus, bisa ditingkatkan.

Baca Juga:  Narsisis Tak Takut Kehilangan, Mereka Takut Kehilangan Kontrol

Penting untuk memahami bahwa tidak semua individu dengan NPD sama. Beberapa mungkin menunjukkan sedikit empati dalam situasi tertentu, sementara yang lain benar-benar kesulitan memahami dan merasakan emosi orang lain.

Jika kamu berinteraksi dengan seseorang yang memiliki ciri-ciri narsistik, penting untuk menjaga batasan emosional, tidak berharap mereka akan berubah dengan cepat, dan tetap berpegang pada fakta bahwa empati mereka terbatas.

Dan jika kamu sendiri merasa memiliki ciri-ciri ini? Berlatih memahami perspektif orang lain bisa menjadi langkah awal untuk meningkatkan empati dan memperbaiki hubungan sosialmu.

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu pernah mengalami situasi dengan seseorang yang memiliki NPD dan menunjukkan empati selektif? Share pengalamanmu di kolom komentar!


Referensi:

  • Carlson, E., et al. (2022). Empathy and Narcissistic Personality Disorder: A Complex Relationship. Journal of Personality Disorders.
  • Hepper, E. G., et al. (2014). Can Narcissists Be Moved to Empathy? Personality and Social Psychology Bulletin.
  • Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *